• Selasa, 16 Agustus 2022

Provinsi Jawa Barat dan 6 Kabupatan/Kota di Jawa Barat Warnai Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik

- Jumat, 1 Juli 2022 | 18:24 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mempresentasikan inovasi Provinsi Jawa Barat pada ajang Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik yang diselenggarakan Kemenpan RB. (menpan.go.id)
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mempresentasikan inovasi Provinsi Jawa Barat pada ajang Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik yang diselenggarakan Kemenpan RB. (menpan.go.id)

TiNewss.com--Provinsi Jawa Barat dan 6 kabupaten/kota yang ada di Jawa Barat warnai Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) yang diselenggarakan Kementerian PAN RB.

Kegiatan presentasi dan wawancara Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) Tahun 2022 di hari Kamis (30/06) memasuki hari kelima. Kali ini, sembilan inovasi dari wilayah Tatar Sunda saling unjuk kebolehan.

Provinsi Jawa Barat mengawali dengan inovasi Atos Pamor atau Aplikasi Telusur Objek dan Subjek Pajak Kendaraan Bermotor dari Badan Pendapatan Daerah. Inovasi merupakan aplikasi yang mendata dan menelusuri subjek dan objek Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) yang terintegrasi dengan sistem tunggakan pajak Aplikasi Pencetakan Penelusuran PKB (AP2KB).

Baca Juga: Ini Yang Disampaikan Jokowi Kepada Zelensky Untuk Rusia

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyampaikan melalui Atos Pamor sejak 2018, pelaporan dan verifikasi menjadi realtime serta hasil penelurusan yang terjamin validitasnya dengan koordinat dan peta lokasi. Atos Pamos juga memberdayakan masyarakat dengan menjadi penelusur sejumlah 1.343 pada tahun 2021.

“Penggunaan aplikasi Atos Pamor hingga 2021 jika diakumulasi telah berkontribusi sebesar Rp740.372.297.075 dari total penerimaan PKB. Hal ini sangat menguntungkan bagi Pemprov Jawa Barat dan masyarakat yang terlibat,” jelas pria yang akrab disapa Kang Emil ini.

Selanjutnya, Kang Emil mempresentasikan Kredit Mesra (Masyarakat Ekonomi Sejahtera) milik Dinas Koperasi dan Usaha Kecil. Inovasi ini merupakan produk pembiayaan tanpa bunga dan agunan yang berbasis pengembangan perekonomian yang disalurkan melalui rumah ibadah. Penerima Kredit Mesra juga diberikan pelatihan kewirausahaan dan literasi manajemen keuangan.

Dimulai sejak 2018, Kredit Mesra menunjuk Bank BJB sebagai mitra penyalur kredit. Kini Kredit Mesra memiliki 9.321 debitur sebagai UMKM penerima manfaat yang tersebar di 789 rumah ibadah di 28 kabupaten/kota dari dua provinsi. 

 

Halaman:

Editor: Asep D Darmawan

Sumber: menpan.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X