• Sabtu, 2 Juli 2022

Kemendagri: Kerja Sama Daerah Dilakukan untuk Memanfaatkan Potensi dan Mengatasi Persoalan Daerah

- Sabtu, 21 Mei 2022 | 10:00 WIB
Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) selenggarakan diskusi kerja sama daerah.
Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) selenggarakan diskusi kerja sama daerah.

TiNewss.com--Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menyelenggarakan diskusi terkait dengan kerja sama daerah yang dilakukan untuk memanfaatkan potensi yang dimiliki daerah, maupun mengatasi persoalan yang dihadapi.

Dalam diskusi tersebut, diketahui sejumlah pemerintah daerah (pemda) telah menjalin kerja sama dengan beberapa pihak, baik di dalam maupun luar negeri untuk mendukung upaya pembangunan di daerahnya masing-masing. 

Hal tersebut tergambar pada diskusi yang digelar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dalam acara Diseminasi Praktik Cerdas Hasil Kerja Sama Mitra di Dalam dan Luar Negeri, Kerja Sama Fair 2022, yang berlangsung secara daring dan luring dari Grand Sahid Jaya, Kamis (19/5/2022).

Baca Juga: Sumedang Kembali Raih WTP, Ade Irawan: Saya Tidak Kaget, Ternyata Ini Alasannya

Dalam diskusi tersebut, Kemendagri menghadirkan sejumlah narasumber, baik dari pemda maupun mitra kerja sama. Narasumber tersebut seperti dari pihak pemda di antaranya, Bupati Kerinci Adirozal, Wakil Bupati Gunung Kidul Heri Susanto, Kepala Bagian Hukum dan Kerja Sama Pemerintah Kota Surabaya Sidhata Praditya Ravienda Putra, dan Kepala Biro Kerja Sama Daerah DKI Jakarta Marulina Dewi Mutiara.

Sedangkan dari pihak mitra, yakni Coffe and PES Program Manager Ricolto Surya Meihdhy Basri, Senior Vice President Smart City Project BNI Hermita, Direktur Combine Resourse Institution Ford Foundation Elantanto Wijoyo, serta Vice President Mass Funding Division BRI Andreas Chandra Santoso.

Langkah membangun kerja sama itu seperti yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Kerinci dengan pihak Ricolto dalam mengembangkan potensi kopi di daerah tersebut. Kerja sama itu telah mampu membangkitkan produksi kopi, bahkan mengekspornya ke beberapa negara.

Bupati Kerinci Adirozal menuturkan, berkat upaya pengembangan tersebut laju pertumbuhan ekonomi di daerahnya terbilang membaik. Meski diterpa pandemi Covid-19, pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Kerinci tetap naik di atas 3,5 persen. Bahkan, sebelum pandemi, pertumbuhan ekonomi di Kerinci mampu mencapai 7,8 persen.

“Luar negeri sudah mengurangi wine, mereka beralih kepada kopi, yuk kita kembangkan kopi Indonesia,” ucap Adirozal.

Halaman:

Editor: Asep D Darmawan

Sumber: kemendagri.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

MenPAN RB Tjahyo Kumolo Meninggal Dunia

Jumat, 1 Juli 2022 | 11:56 WIB
X