• Selasa, 16 Agustus 2022

Kelompok Kerja Pendidikan G20 Dikenalkan Patehan dan Jemparingan

- Selasa, 22 Maret 2022 | 21:40 WIB
Budaya Patehan di Jogyakarta yang dikenalkan pada delegasi Kelompok Kerja Pendidikan G20. (kemdikbud.go.id)
Budaya Patehan di Jogyakarta yang dikenalkan pada delegasi Kelompok Kerja Pendidikan G20. (kemdikbud.go.id)

TiNewss.com-- Pertemuan Pertama Kelompok Kerja Pendidikan G20 atau First G20 Education Working Group (EdWG) Meeting, delegasi G20 dikenalkan dengan budaya Indonesia di Tanah Jawa, yaitu upacara minum teh Patehan atau Royal High Tea dan Jemparingan pada pertemuan terakhir. 

Agenda budaya Patehan dan Jemparingan untuk delegasi G20 EdWG berlangsung pada hari terakhir pertemuan, yaitu Jumat, 18 Maret 2022. 

Para delegasi G20 mendapatkan pengalaman otentik prosedur komprehensif upacara minum teh tradisional yang biasanya dilakukan di Istana Sultan, yaitu Patehan. Mereka juga mencoba secara langsung olahraga tradisional memanah sambil duduk bersila, yakni Jemparingan.

Baca Juga: Jalan Rusak Tolengas Jatigede, Sonny Nurgahara: Akan Segera Diperbaiki
 
Patehan dimulai dengan arak-arakan Abdi Dalem (pelayan kerajaan) yang mengenakan pakaian tradisional kerajaan dan menuangkan teh sebagai penghargaan kepada tamu dan doa untuk keharmonisan bumi.

Nama Patehan sendiri berasal dari “teh”, yaitu jenis minuman yang diseduh. Sesuai dengan artinya, Patehan adalah orang yang bertugas menyiapkan minuman, khususnya teh, dan segala perlengkapan untuk keperluan Keraton Yogyakarta.

Ritual ini awalnya merupakan kebiasaan upacara minum teh sehari-hari yang diikuti oleh para sultan sebelumnya, tetapi mendapat sedikit penyesuaian pada masa pemerintahan Sri Sultan Hamengku Buwono IX.

Baca Juga: Kelompok Kerja Pendidikan G20 sepakati 4 Agenda Prioritas Bidang Pendidikan

Cara menyajikan minuman di Patehan tidak sederhana. Setiap bahan memiliki takarannya dan ada cara-cara khas yang diberlakukan dengan tujuan tertentu. Para delegasi G20 EDWG pun merasakan langsung pengalaman otentik prosedur komprehensif upacara minum teh tradisional yang biasanya dilakukan di Keraton Yogyakarta.

Jemparingan dikenalkan dalam pertemuan Kelompok Kerja Pendidikan G20. (Kemdikbud.go.id)

 
Agenda budaya selanjutnya yang tak kalah menarik dan seru untuk delegasi G20 adalah Jemparingan, yakni olahraga memanah Kerajaan Mataram. Tidak seperti memanah konvensional yang dilakukan sambil berdiri, Jemparingan dilakukan sambil duduk bersila.

Halaman:

Editor: Asep D Darmawan

Sumber: kemdikbud.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X