• Selasa, 16 Agustus 2022

Pemerintah akan Luncurkan Platform E-Katalog dalam Rangka Dorong Pembelanjaan di UMKM

- Kamis, 17 Maret 2022 | 13:23 WIB
Menko Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan bahwa pemerintah akan meluncurkan platform E-Katalog untuk mendorong pembelanjaan di UMKM. (Foto: Kemenkomarves)
Menko Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan bahwa pemerintah akan meluncurkan platform E-Katalog untuk mendorong pembelanjaan di UMKM. (Foto: Kemenkomarves)

TiNewss.com--Pemerintah akan meluncurkan platform E-Katalog dalam rangka mendorong pembelanjaan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), pada 24 Maret mendatang.

Hal tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut B. Pandjaitan saat menghadiri Kick-off Meeting untuk pertemuan Menteri G20 bidang Ekonomi Digital oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), Jakarta, Selasa (15-03-2022).

E-Katalog sendiri merupakan aplikasi belanja online yang dikembangkan oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).

Baca Juga: Geber Program Citarum Harum, Ridwan Kamil: Jerman dan Bank Dunia Beri Bantuan 100 juta Dollar

“Tanggal 24 (Maret) nanti kita akan launching E-Katalog, di mana E-Katalog itu kita akan mewajibkan seluruh daerah untuk belanja melalui E-Katalog dan itu akan berdampak pada pemerataan UMKM, berdampak kepada rakyat, karena dengan mengalokasikan 400 triliun itu kita akan memanfaatkan untuk membelanjakan kepada industri-industri kecil di daerah, di kampung, supaya mereka bisa masuk di katalog daerah, sehingga nanti pengadaan itupun akan membuat efisiensi dan akan mencegah korupsi, karena dengan demikian tidak perlu lagi tender,” kata Menko Luhut dalam konferensi pers.

Untuk E-Katalog tersebut, Menko Luhut memaparkan nantinya bukan hanya makanan atau minuman saja yang diperjual-belikan, namun beberapa barang lainnya sampai sepeda motor dan mobil yang tentunya buatan dalam negeri.

Baca Juga: Revitalisasi Terminal VVIP Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali Sambut Delegasi G20

“Jadi semua yang bisa dibuat dalam negeri kita paksa buatan dalam negeri, tentunya dengan secara bertahap berapa tahun ke depan itu akan jalan. Jadi ini juga show case dalam G20. Jadi digitalisasi ini akan membuat Indonesia jauh lebih bagus daripada yang diduga orang,” jelasnya.

Lebih lanjut, Menko Luhut menjelaskan bahwa E-Katalog ini sudah disiapkan selama kurang lebih 7 (tujuh) bulan. Jadi kami usul kepada Presiden kenapa E-Katalog ini tidak kita wajibkan kepada government procurement (pengadaan barang dan jasa)? Karena setelah kajian dan segala macam studi, jadi Presiden memerintahkan kita setuju dan lakukan ini,” ujarnya.

Halaman:

Editor: Asep D Darmawan

Sumber: maritim.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X