• Selasa, 16 Agustus 2022

Dalam Penanganan Covid-19, Pemerintah Siapkan Pra Kondisi dari Pandemi ke Endemi

- Selasa, 22 Februari 2022 | 07:07 WIB
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan (maritim.go.id)
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan (maritim.go.id)

TiNewss.com--Pemerintah Indonesia melakukan prinsip kehati-hatian dalam penanganan Covid-19 dengan tidak melakukan apa yang sudah diterapkan negara lain. Pemerintah justru akan melakukan transisi secara bertahap, bertingkat dan berlanjut berdasarkan data indikator dalam menyiapkan pra kondisi dari pandemi ke endemi.

Seperti diketahui, dalam penanganan pandemi Covid-19, beberapa negara sudah mulai memberlakukan kebijakan pelonggaran yakni dari transisi pandemi ke endemi

“Meskipun beberapa negara lain sudah mulai memberlakukan kebijakan pelonggaran untuk transisi ke endemi seperti Inggris, Denmark, hingga Singapura, namun kita tidaklah perlu latah ikut-ikutan seperti negara tersebut. Kita akan melakukan transisi ini secara bertahap, bertingkat, dan berlanjut dengan berbasiskan data indikator kesehatan, ekonomi, dan sosial budaya, serta terus menerapkan prinsip kehati-hatian. Kami akan terus melakukan evaluasi mengenai pra-kondisi endemi ke depan,” kata Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Invesatasi  Luhut Binsar Pandjaitan dalam Konferensi Pers PPKM yang dilaksanakan secara virtual, Senin, 21 Februari 2022.

Baca Juga: Presiden Jokowi Minta Menaker Revisi tentang Jamina Hari Tua

Menko Luhut memaparkan, dalam hal ini pemerintah menggunakan pra-kondisi endemi sebagai pijakan dengan menggunakan indikator yakni tingkat kekebalan masyarakat yang tinggi, tingkat kasus yang rendah berdasarkan indikator WHO, kapasitas respons fasilitas kesehatan yang memadai maupun menggunakan surveillance aktif.

Selain itu, pra-kondisi ini juga harus terjadi dalam rentang waktu yang cukup panjang dan sudah stabil ataupun konsisten. Usulan konsep, kriteria, dan Indikator pandemi ke endemi dari waktu ke waktu masih akan terus disempurnakan dengan para pakar dan ahli di bidangnya.

Untuk dapat mencapai cita-cita transisi dari pandemi ke endemi, hal utama yang perlu dilakukan adalah menggenjot vaksinasi dosis kedua dan booster utamanya bagi para lansia.

Baca Juga: Menteri Agama Keluarkan Pedoman Penggunaan Pengeras Suara di Mesjid dan Musala

“Pemerintah juga terus mendorong dan meminta bantuan kepada Pemerintah Daerah beserta jajarannya untuk terus aktif menyosialisasikan dan memaksimalkan jumlah vaksinasi booster bagi yang sudah memiliki tiket vaksin ketiga. Saya juga meminta masyarakat yang sudah memiliki tiket vaksin ketiga ataupun yang sudah divaksinasi lengkap dengan rentang waktu 6 bulan dapat langsung mendatangi gerai-gerai vaksin yang telah disiapkan,” jelasnya.

Halaman:

Editor: Asep D Darmawan

Sumber: maritim.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X