• Selasa, 16 Agustus 2022

Pemerintah Optimis Laju Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2022 Tumbuh Positif

- Senin, 7 Februari 2022 | 23:04 WIB
Ilsutrasi Pabrik Tekstil
Ilsutrasi Pabrik Tekstil

TiNewss.com--Pemerintah Indonesia optimis laju pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2022 akan tumbuh positif. Kinerja perekonomian akan semakin kuat dan diproyeksi tumbuh sebesar 5,2% di tahun 2022.

Kinerja tersebut akan ditopang oleh penguatan investasi dan ekspor serta kelanjutan pemulihan konsumsi masyarakat. Hal ini tentunya harus didukung oleh upaya pengendalian pandemi yang menyeluruh, termasuk dengan akselerasi vaksinasi secara masif.

"Selain itu, reformasi struktural juga harus terus diimplementasikan secara konsisten dan komprehensif, guna memperkuat fondasi perekonomian dengan meningkatkan daya saing dan produktivitas nasional," kata Kepala Badan Kebijakan Fiskal, Kementerian Keuangan, Febrio Kacaribu seperti dikutip TiNewss.com dari laman resmi Kemenkeu.

Baca Juga: Meskipun Pandemi, Laju Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Triwulan IV Tumbuh Positif

Namun demikian, menurut Febrio, terdapat sejumlah risiko yang harus terus diwaspadai dan diantisipasi, khususnya penyebaran varian Omicron. Sejak akhir 2021, berbagai negara mengalami gelombang baru Covid-19 akibat varian tersebut.

Pengalaman berbagai negara menunjukkan bahwa gelombang Omicron lebih cepat menyebar dibandingkan varian Delta, namun juga lebih cepat mengalami penurunan. Saat ini, Indonesia juga sedang dihadapkan pada peningkatan kasus harian varian Omicron yang sudah menyentuh angka di atas 36 ribu kasus per 6 Februari.

Namun, tingkat keterisian rumah sakit (BOR) dan kematian masih relatif lebih rendah dibanding gelombang Delta. Meskipun demikian, kita harus tetap waspada dengan menjaga disiplin penerapan protokol kesehatan dan berjaga-jaga mempersiapkan berbagai langkah darurat jika diperlukan.

Baca Juga: Indonesia Catatkan Ekspor Mengalami Pertumbuhan Tinggi di Triwulan IV 2021

Lebih lanjut Febrio mengatakan, ketersediaan vaksin yang memadai dapat menjadi faktor krusial dalam penanganan pandemi gelombang Omicron. Pemerintah akan mendorong penegakan protokol kesehatan, memperkuat sistem kesehatan, serta mempercepat program vaksinasi yang saat ini sudah mencapai 48,2% populasi untuk dosis lengkap. Partisipasi masyarakat sangat penting dalam menjalankan disiplin protokol kesehatan dan vaksinasi. Dalam mendukung hal tersebut, APBN fleksibel dan responsif guna menghadapi berbagai tantangan ke depan.

Halaman:

Editor: Asep D Darmawan

Sumber: kemenkeu.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X