• Selasa, 16 Agustus 2022

Tidak Ada Lagi Istilah OTT di KPK, Ini Penjelasan Firli Bahuri Kepada Komisi III DPR RI

- Rabu, 26 Januari 2022 | 22:42 WIB
Firli Bahuri, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia (Instagram/@official.kpk)
Firli Bahuri, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia (Instagram/@official.kpk)

TiNewss.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) megeaskan tidak ada lagi istilah Operasi Tangkap Tangan atau OTT yang dilakukan oleh Lembaga Anti Rasuah itu dalam Rapat Kerja (Raker) KPK dengan Komisi III DPR RI, Rabu 26 Januari 2022.

Hal ini disampaikan oleh Ketua KPK RI, Firli Bahuri.

Menurutnya, istilah Operasi Tangkap Tangan yang dilakukannya tidak sesuai dengan konsep hukum yang berlaku. 

Baca Juga: Manajemen Double O Menulis ‘Deep Condolences’, Inilah Dugaan Korban Tewas Bentrok Maut di Kota Sorong

"Dalam kesempatan ini perkenankan kami untuk menyampaikan kami tidak lagi menggunakan istilah operasi tangkap tangan tapi tangkap tangan," ujar Firli.

Jadi istilah Operasi Tangkap Tangan diganti dengan Tangkap Tangan.  

"Kenapa? Karena dalam konsep hukum yang dikenal adalah tertangkap tangan," tambah Firli. 

Baca Juga: Kosmologi Islam: Yerusalem dalam Al Qur'an, Kunci untuk Memahami Dunia Modern (Bagian ke-19)

Selanjutnya Firli menyebut bahwa sebelum dilakukan Tangkap Tangan, KPK memastikan sudah melakukan 3 hal, yakni ;

Halaman:

Editor: Rauf Nuryama

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X