• Rabu, 19 Januari 2022

Pemerintah Siapkan Solusi Pasokan Kebutuhan Batubara untuk PLN

- Kamis, 13 Januari 2022 | 07:50 WIB
Menko Luhut B. Pandjaitan (maritim.go.id)
Menko Luhut B. Pandjaitan (maritim.go.id)

TiNewss.com--emerintah telah menyiapkan solusi pasokan batu bara untuk kebutuhan Perusahaan Listrik Negara (PLN) dalam masa mendatang.

Solusi tesebut untuk mengatasi kelangkaan batu bara dalam jangka pendek dan menengah dalam bentuk beberapa kebijakan dan intervensi.

Hal tersebut terungkap setelah Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan meminta Tim Lintas Kementerian/Lembaga (K/L) yang berisi Kemenko Marves, Kementerian Perdagangan, Kementerian ESDM, dan PLN untuk segera menyiapkan solusi jangka menengah untuk penyelesaian pasokan batu bara ke dalam negeri (Domestic Market Obligation/DMO) untuk pembangkit listrik milik PT PLN (Persero).

Baca Juga: Jalan Mulus di Cipeundeuy Jatinunggal, Warga Gelar Syukuran dan Undang Bupati Sumedang

Untuk solusi jangka pendek dalam memenuhi kebutuhan HOP PLTU PLN dan IPP pada bulan Januari, pemerintah telah mengeluarkan berbagai kebijakan dan intervensi untuk memenuhi alokasi pasokan dan ketersediaan transportasi untuk mencapai HOP minimal 15 hari dan HOP minimal 20 hari untuk PLTU yang kritis.

Dalam rapat koordinasi tersebut , PLN menyampaikan beberapa perkembangan sebagai berikut:

Pertama, untuk memenuhi kebutuhan HOP (Hari Operasi) PLTU PLN dan IPP pada bulan Januari 2022, sesuai dengan arahan Menteri ESDM (akhir bulan minimal 15 HOP dan untuk daerah yang jauh dan kritis diatas 20 HOP) diperlukan pasokan batubara sebesar 16,2 juta MT. Kekurangan pasokan sebesar 2,1 juta MT yang kemarin dilaporkan, sudah terpenuhi dari tambahan penugasan Dirjen Minerba pada tanggal 9 Januari 2022 dan akan diselesaikan perikatannya paling lambat 11 Januari 2022.

Kedua, total kebutuhan armada untuk mengangkut batubara untuk pemenuhan target HOP di akhir bulan Januari 2022 sebanyak 130 vessel shipment dan 771 tongkang shipment. Dari kekurangan armada sejumlah 18 vessel dan 211 tongkang, telah terpenuhi sejumlah 11 vessel dan 187 tongkang. Sisanya masih dalam proses nominasi dan seluruhnya digaransi ketersediaannya oleh INSA, sesuai waktu & lokasi yang telah ditentukan PLN.

Baca Juga: Festival Film Berlin Tetap Digelar Bulan Depan, Tapi dengan Aturan Ketat

Halaman:

Editor: Asep D Darmawan

Sumber: maritim.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Menag Minta Baznas Atasi Penanggulangan Kemiskinan

Selasa, 18 Januari 2022 | 07:56 WIB
X