• Kamis, 19 Mei 2022

Ferdinand Ditahan, Polri Ternyata Menggunakan Pasal Ini untuk Menjeratnya

- Selasa, 11 Januari 2022 | 10:11 WIB
Karo Penmas Mabes Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan, memberi keterangan di Mabes Polri pada 10 Januari 2022 Malam (TiNewss/Rauf)
Karo Penmas Mabes Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan, memberi keterangan di Mabes Polri pada 10 Januari 2022 Malam (TiNewss/Rauf)

TiNewss.com – Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri akhirnya menahan pegiat sosial Ferdinand Hutahaen sejak Senin 10 Januari 2022 setelah melakukan pemeriksaan intensif selama beberapa jam.

Adapun pasal yang digunakan penyidik untuk menjerat Ferdinand, ternyata bukan pasal dugaan penistaan agama, tetapi pasal ujaran kebencian bernuansa SARA dengan ancaman penjara hingga 10 tahun .

Hal itu disampaikan Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan  dalam keterangan persnya semalam.

Baca Juga: Bagian PBJ Setda Sumedang Sosialisasikan Bela Pengadaan Barang dan Jasa di Sumedang

“Kami menggunakan pasal ujaran kebencian bernuansa SARA dengan ancaman penjara hingga 10 tahun kepada Ferdinand,” kata Ramadhan .

Tepatnya, ia menjelaskan, pasal yang digunakan adalah Pasal 14 ayat (1) dan (2) KUHP dan Pasal 45 ayat (2) jo Pasal 28 ayat (2) Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronika (ITE).

Namun jika dalam pemeriksaan ditemukan unsur penistaan agama tertentu, tidak menutup kemungkinan pasal dugaan penistaan agama akan diterapkan.

Baca Juga: Dinas PMPTSP Sumedang Raih Kinerja Awards 2021, Bupati Sumedang : 2022 Sumedang Melesat!

"Sementara tadi tidak (menggunakan pasal penistaan agama)," ucap Ramadhan menegaskan.

Halaman:

Editor: Aam Permana S

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemerintah Resmi Larang Ekspor CPO dan Turunannya

Kamis, 28 April 2022 | 07:09 WIB
X