• Rabu, 26 Januari 2022

Yaqut Cholil Qoumas Ajak Masyarakat Tidak Menghakimi Ferdinand, Tifatul Sembiring: Ini Bukan Menghakimi

- Sabtu, 8 Januari 2022 | 15:32 WIB
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas (Gus Yaqut) Ajak Masyarakat tidak Menghakimi Ferdinand Hutahaean, mendapat respon Tifatul Sembiring (Bekasi Pikiran-Rakyat)
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas (Gus Yaqut) Ajak Masyarakat tidak Menghakimi Ferdinand Hutahaean, mendapat respon Tifatul Sembiring (Bekasi Pikiran-Rakyat)

TiNewss.com - Berusaha untuk meredakan polemik di media sosial, tentang kasus Ferdinand Hutahaean yang menyebut 'Allahmu Lemah', Menteri Agama Yaqut Cholis Qoumas meminta masyarakat untuk tidak buru-buru menghakimi Ferdinand Hutahaean.

"Saya mengajak masyarakat untuk tidak buru-buru menghakimi Ferdinand, Kita tidak tahu apa niat sebenarnya Ferdinand memposting tentang 'Allahmu ternyata lemah' itu," kata Menag di Jakarta 7 Januari 2022.

Yaqut meyakini bahwa Ferdinand belum memahami agama Islam secara mendalam, setelah yang bersangkutan mengaku sebagai mualaf.

Baca Juga: Yerusalem dalam Al Qur'an, Kunci untuk Memahami Dunia Modern (Bagian ke-8)

"Termasuk dalam hal akidah, jika ini benar maka Ferdinand membutuhkan bimbingan keagamaan, buka cacian. Itu, Klarifikasi pada kasus ini adalah hal mutlak," tegasnya.

Menag juga meminta agar kepolisian dapat melakukan proses kasus Ferdinand Hutahaean secara transfaran dan adil.

Diapun meminta polemik di media sosial dapat diakhiri dan menjadi pelajaran bagi semua pihak untuk semakin hati-hati dalam menggunakan medsos.

Baca Juga: Pelat Nomor Ranmor Akan Berubah Jadi Putih Pada Tahun 2022, Ini Alasan dan Penjelasan Polisi

"Mari gunakan medsos dengan menyebarkan konten-konten yang santun, termasuk soal agama. Sehingga kerukunan beragama akan semakin kokoh dan kuat," pungkas Yaqut.

Halaman:

Editor: Rauf Nuryama

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X