• Rabu, 19 Januari 2022

Pemerintah Tidak Jadi Terapkan PPKM Level 3, Gantinya ini!

- Selasa, 7 Desember 2021 | 06:28 WIB
Menko Marinvest Luhut B. Panjaitan (instagram)
Menko Marinvest Luhut B. Panjaitan (instagram)

TiNewss.com--Menjelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru (Nataru), Pemerintah tidak jadi menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3. Namun demikian, penerapan PPKM tetap dilakukan berdasarkan assesmen situasi pandemi sesuai yang berlaku saat ini, tetapi dengan beberapa pengetatan.

Demikian disampaikan Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut B. Pandjaitan, seperti dikutip TiNewss.com dari laman resmi maritim.go.id pada 7 Desember 2021.

Menurut Luhut, merespon perkembangan tersebut, Pemerintah memutuskan untuk membuat kebijakan yang lebih seimbang dengan tidak menyamaratakan perlakuan di semua wilayah menjelang momen Natal dan Tahun Baru (Nataru). Pemerintah memutuskan untuk tidak akan menerapkan PPKM level 3 pada periode Nataru pada semua wilayah.

Baca Juga: Viral : Pamer Payu Dara dan Alat Vital, di Tempat Umum, Siskaeee dijadikan tersangka ekshibisionisme

"Penerapan level PPKM selama Nataru akan tetap mengikuti asesmen situasi pandemi sesuai yg berlaku saat ini, tetapi dengan beberapa pengetatan" ujar Menko Marinvest.

Keputusan ini, lanjut Luhut,  juga didasarkan pada capaian vaksinasi dosis 1 di Jawa-Bali yang sudah mencapai 76 persen dan dosis 2 yang mendekati 56 persen. Vaksinasi lansia terus digenjot hingga saat ini mencapai 64 dan 42 persen untuk dosis 1 dan 2 di Jawa Bali. Sebagai perbandingan, belum ada masyarakat Indonesia yang divaksinasi pada periode Nataru tahun lalu. Hasil sero-survei juga menunjukkan masyarakat Indonesia sudah memiliki antibodi Covid-19 yang tinggi.

Baca Juga: Lakukan Table Top, Wakil Bupati Sumedang Ajak Perusahaan Travel Cirebon Raya Berkunjung ke Sumedang

Selama Nataru, syarat perjalanan jarak jauh dalam negeri adalah wajib vaksinasi lengkap dan hasil antigen negatif maksimal 1×24 jam sebelum keberangkatan. Untuk orang dewasa yang belum mendapatkan vaksinasi lengkap ataupun tidak bisa divaksin karena alasan medis, tidak diizinkan untuk bepergian jarak jauh. Anak-anak dapat melakukan perjalanan, tetapi dengan syarat PCR yang berlaku 3×24 jam untuk perjalanan udara atau antigen 1×24 jam untuk perjalanan darat atau laut.

Pemerintah juga menerapkan pelarangan seluruh jenis perayaan Tahun Baru di Hotel, Pusat Perbelanjaan, Mall, Tempat Wisata dan Tempat Keramaian Umum lainnya. Sementara untuk operasional pusat perbelanjaan, restoran, bioskop dan tempat wisata hanya diizinkan dengan kapasitas maksimal 75 persen dan hanya untuk orang dengan kategori hijau di aplikasi Peduli Lindungi.

Halaman:

Editor: Asep D Darmawan

Sumber: maritim.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Menag Minta Baznas Atasi Penanggulangan Kemiskinan

Selasa, 18 Januari 2022 | 07:56 WIB
X