• Rabu, 19 Januari 2022

PPKM Jawa Bali Masih di Perpanjang, Luhut B. Pandjaitan: Varian Omicron Menyebar di Beberapa Negara

- Selasa, 30 November 2021 | 07:04 WIB
Menko Marinvest Luhut B. Panjaitan (instagram)
Menko Marinvest Luhut B. Panjaitan (instagram)

TiNewss.com - Perkembangan jumlah kasus Covid-19 di Jawa Bali masih terkendali. Namun demikian penerapan PPKM masih terus dilakukan di Jawa Bali.

Demikian disampaikan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut B. Pandjaitan dalam evaluasi mingguan mengenai perkembangan informasi dari penanganan pandemi Covid-19 wilayah Jawa-Bali, Senin, 29 November 2021.

Terkendalinya kasus covid-19 di Jawa Bali, dibuktikan dengan jumlah kasus covid yang terus terjaga pada tingkat yang cukup rendah. Kasus konfirmasi terus ditekan dan penurunannya ada di angka 99 persen sejak puncak kasus bulan Juli lalu.

"Walaupun tren Covid-19 di Jawa-Bali cenderung stabil, Menko Luhut juga menjelaskan bahwa saat ini terjadi peningkatan nilai Rt (penambahan kasus aktif nasional). Spesifik di Jawa-Bali, peningkatannya terjadi 4 hingga 5 hari berturut-turut pada periode awal munculnya varian delta," ujar Luhut.

Baca Juga: Surat Al Kahfi dan Fitnah Dajjal, Perang Biologis di Akhir Zaman (Bagian ke-4, Seri Eskatologi Islam)

Lebih lanjut Menko Marvest juga mengatakan berdasarkan hasil asesmen 27 November 2021 terdapat penambahan 23 kabupaten/kota yang masuk ke dalam level 2 dan sebanyak 8 Kabupaten Kota yang masuk ke dalam level 1. Berdasarkan asesmen dari World Health Organization (WHO), 10 kabupaten/kota yang kembali ke level 2 diantaranya berada di wilayah Jabodetabek yang terjadi akibat turunnya angka tracing (penapisan) anggota aglomerasi di wilayah Jabodetabek.

Dalam kesempatan yang sama, Menko Luhut juga memaparkan tentang perkembangan kasus varian Omicron yang telah menyebar di beberapa negara, seperti Afrika Selatan, Botswana, Jerman, Belgia, Inggris, Israel, Australia, dan Hongkong.

"Untuk  itu, pemerintah telah mengambil langkah-langkah kebijakan yang telah diumumkan sebelumnya dan akan terus mengevaluasi kebijakan setiap saat untuk meminimalisasi dampak dari masuknya varian baru ini," ujar Menko Marvest.

Baca Juga: Peringatan HUT KORPRI ke-50, Ketua DP KORPRI Nasional, Prof. Dr. Zudan: Perlu Desain Pola Karir ASN

Halaman:

Editor: Rauf Nuryama

Sumber: maritim.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Menag Minta Baznas Atasi Penanggulangan Kemiskinan

Selasa, 18 Januari 2022 | 07:56 WIB
X