Peranan Guru Dalam Memulihkan Pendidikan Akibat Pandemi COVID-19

- Kamis, 25 November 2021 | 09:21 WIB
Peranan Guru dalam Memulihkan Pendidikan Akibat Pandemi COVID-19 (Dok.@pixabay)
Peranan Guru dalam Memulihkan Pendidikan Akibat Pandemi COVID-19 (Dok.@pixabay)

Kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa peserta didik baik di tingkat sekolah dasar maupun sekolah menengah merupakan generasi pengguna teknologi yang sudah tidak diragukan lagi dalam menggunakan dan memanfaatkan teknologi. Akan tetapi secara umum tidak dikategorikan sebagai pengguna teknologi yang baik. Mereka merupakan penikmat teknologi, yang pada akhirnya hanya menjadi generasi yang konsumtif. Sebagian besar waktu mereka digunakan untuk membuka smartphone dengan aplikasi sosial media, dan hanya sedikit saja waktunya digunakan untuk membuka aplikasi pembelajaran.

Persoalan lain yang sangat penting yang dihadapi peserta didik adalah perubahan siklus waktu tidur selama pembelajaran online/daring. Sebagian besar peserta didik membuka smartphone hingga larut malam, yang seharusnya digunakannya untuk tidur. Hal ini akan berakibat terhadap pembelajaran daring yang harus diikutinya pada esok harinya. Berbagai alasan umum yang biasa disampaikan peserta didik akibat tidak siap mengikuti pembelajaran online/daring adalah tidak bisa buka kamera karena ruksak, kuota habis, jaringan internet tidak stabil serta HP atau laptop ruksak.

Baca Juga: Viral: Oknum Anggota TNI dan Polri Baku Hantam di Ambon, POM DAM XVI/Pattimura Turun Tangan

Apabila diteliti lebih lanjut, nampak jelas bahwa akibat yang ditimbulkan dalam pembelajaran online/daring, juga menyangkut pembentukan karakter peserta didik yang sangat sulit dipantau khususnya oleh guru. Pembelajaran online/daring sejatinya akan menumbuhkan karakter mandiri, tanggung jawab, kreatif dan inovatif pada akhirnya dikhawatirkan akan melahirkan generasi “rebahan” yang tidak produktif.

Dengan demikian melalui Hari Guru Nasional tahun 2021 serta menyongsong pembelajaran tatap muka kembali dibuka, persoalan-persoalan yang terjadi pada masa pembelajaran online/daring harus menjadi perhatian semua pihak. Untuk memulihkan pendidikan kembali normal sesuai harapan, penting bagi kita semua khususnya guru untuk memperhatikan beberapa hal.

Baca Juga: Mengaku Khilaf, Anggiat Pasaribu minta Maaf. Tak Disangka, Ini Tanggapan Arteria Dahlan

  1. Guru memiliki tanggungjawab dalam membuat perencanaan pembelajaran dengan menganalisis kebutuhan peserta didik baik fisik maupun spiritual.
  2. Guru tidak fokus dalam mengejar tuntutan ketercapaian kurikulum, akan tetapi lebih mengedepankan pentingnya pembentukan karakter dalam menghadapi ancaman dampak buruk penggunaan teknologi.
  3. Menumbuhkan motivasi belajar peserta didik melalui pemberian kesempatan kepada peserta didik untuk menggali keanekaragaman potensi dan kemampuan peserta didik.
  4. Orang tua menjadi partner yang baik dalam sistem pendidikan dengan melibatkan mereka dalam memecahkan persoalan yang dihadapi peserta didik.
  5. Sekolah dijadikan taman yang bisa menjadi tempat yang nyaman bagi peserta didik dalam mengingat kembali memori kolektifnya tentang pembelajaran tatap muka yang pernah dilaluinya bersama guru dan teman-temannya. ***

*) Penulis adalah Guru Sejarah SMAN 1 Sumedang-Ketua MGMP Sejarah SMA Kab,Sumedang.

 

Halaman:

Editor: Rauf Nuryama

Artikel Terkait

Terkini

X