• Rabu, 29 Juni 2022

Arteria Dahlan Cengeng Lapor Polisi dan Panglima TNI, Ini Karma bagi Sang Big Jokes!

- Selasa, 23 November 2021 | 09:52 WIB
Arteria Dahlan terlibat keributan bersama  seorang perempuan muda yang mengaku anak Jenderal. Netizen, sebut ini Karma.  (Twitter)
Arteria Dahlan terlibat keributan bersama seorang perempuan muda yang mengaku anak Jenderal. Netizen, sebut ini Karma. (Twitter)

Bukan hanya karma, ada netizen juga yang menyebut Arteria Dahlan sebagai Big Jokes all of the time in this republic.

Akun Twitter @sudaryanto : "Arteria Dahlan big jokes all of the time in this republic".

Baca Juga: Terungkap Motif Yana van Cadas Pangeran, Ternyata Ini Kata Polisi

Akun ini menanggapi akun @asumsico yang mengunggah pernyataan dan gambar Arteria Dahlan dengan berbagai kontroversinya.

@asumsico : "Mulai dari minta dipanggil "Yang Terhormat', hingga membela pengeroyok perawat di Lampung, berikut deretan kontroversi dari Arteria Dahlan."

  • NOV 2021:  "Arteria Dahlan mengatakan jaksa dan hakim tidak boleh ditangkap lewat Operasi Tangkap Tangan (OTT) terkait kasus korupsi. Menurutnya aparat penegak hukum adalah simbol negara sehingga tidak boleh ditangkap lewat OTT. (Sedangkan) Menurut UUD 1945 yang menjadi simbol negara adalah Garuda Pancasila dengan semboyan Bhineka Tunggal Ika, Bendera Merah Putih, Lau Indonesia Raya, dan Bahasa Indonesia."
  • OKT 2019 : "Arteria beradu argumen sengit dengan Prof. Emil Salim dan menuduhnya berpikrian sesat disaat Mata Najwa ketika membahas Perppu KPK. Setelah acara tersebut Profil Arteria di Wikipedia sempat diedit menyebut bahwa ia adalah seroamh tukang bacot pengacara dan politisi gila hormat diantara sejumlah sebutan yang tidak sesuai untuk halaman Wikipedia.
  • MARET 2018 : "Arteria menuai kontroversi karena kesal hingga berkata kasar kepada Menteri Agama yang menyelahkan korban penipuan travel bodong seperti First Travel dan Abu Tours. Arteria menilai Kementerian Agama tidak sanggup menangani persoalan tersebut".
  • SEPT 2017 : "Arteria ingin dipanggil "Yang Terhormat". Saat rapat antara Komisi III dengan pimpinan KPK, Arteria protes kepada pimpinan KPK yang tidak mau menambahkan kalimat "Yang Terhormat" ketika menyebut nama dirinya dan anggota DPR lain."
  • SEPT 2017 : Selaku anggota pansus hak angket, Arteria menuding ketua KPK Agus Rahardjo terlibat kasus korupsi pengadaan alat berat di Dinas Bina Marga DKI Jakarta tahun 2015 dengan nilai proyek Rp36,1 Miliar. Tuduhan tersebuut tidak terbukti hingga sekarang."***

 

 

Halaman:

Editor: Rauf Nuryama

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jumlah Pengguna Twitter Di Indonesia Pada 2022

Selasa, 14 Juni 2022 | 14:00 WIB
X