• Kamis, 9 Desember 2021

Kabar Gembira: 3 Tanah Kas Desa untuk Tol Cisumdawu Akan Segera Cair, 17 Sisanya Masih Proses

- Rabu, 15 September 2021 | 18:59 WIB
TKD 2
TKD 2






TiNewss.com – Ada kabar gembira untuk 3 Desa di Sumedang akan segera mendapatkan ganti rugi untuk pembangunan Tol Cisumdawu. Adapun penggantian tersebut adalah untuk Tanah Kas Desa (TKD) yang dilewati Jalan Tol tersebut.





Hal ini disampaikan Kepala Dinas DPMD Provinsi Jawa Barat Bambang Tirtoyuliono di hadapan Bupati Dony Ahmad Munir saat audiensi di Gedung Negara, Rabu (15/9).





Dikatakan Bambang, dari 20 desa di enam seksi Jalan Tol Cisumdawu, tiga desa yaitu Sirna Mulya, Mulyasari dan Jatihurip sudah mendapat izin dari Gubernur untuk penggantian lahan, sedangkan 17 desa lainnya sudah dalam proses kelengkapan dokumen.





"Sebagaimana diatur Permendagri Nomor 1 Tahun 2016 tentang Pengelolaan Aset Desa, 17 desa ini sudah dalam proses pengumpulan kelengkapan dokumen untuk segera diajukan permohonan persetujuannya dari kepala desa kepada Bupati. Kemudian dari Bupati diajukan permohonan persetujuan kepada Gubernur," kata Bambang yang hadir bersama jajarannya.





Keterangan tersebut disambut Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir yang mendukung sepenuhnya akselerasi penyelesaian pembangunan jalan tol Cisumdawu.





"Berkaitan dengan pembebasan lahan, pihak Pemda beserta tim akan all out untuk turun langsung di lapangan mengawal proses pembangunan dan berbagai kendala yang dihadapi," kata Bupati.





Ikhtiar yang dilakukan Pemda Sumedang diantaranya dengan memobilisasi para camat dan kepala desa di setiap lokasi pembangunan jalan tol agar turut mensukseskan proyek strategis nasional tersebut.





"Semuanya harus jadi bagian solusi, bahkan beberapa Kades dan Camat saya panggil supaya bisa mengatasi hambatan di lapangan," ujarnya.





Dikatakan Bupati, pihaknya juga telah membentuk tim akselerasi percepatan pembebasan TKD di bawah Asisten Pemerintahan.





"Regulasi sudah sejak lama saya keluarkan dalam bentuk SK Tim tentang akselerasi  penanganan tanah kas desa," ucapnya.





Dalam tugasnya, tim tersebut melakukan koordinasi dan evaluasi secara intens dalam penyelesaian pembebasan tanah kas desa, tanah wakaf dan lainnya di beberapa tempat yang terdapat dinamika.





"Tim sudah bergerak dan bekerja. Tiap hari Senin rapat koordinasi dan evaluasi kemudian melaporkan juga kepada saya," pungkasnya. (rny)***


Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Terkini

Citarum Bukan Lagi Sungai Terkotor di Dunia

Jumat, 5 November 2021 | 06:45 WIB
X