• Rabu, 26 Januari 2022

Mojang Pinilih Sumedang Ajarkan Personal Branding di Telkom University

- Rabu, 21 Juli 2021 | 11:00 WIB
356028b4-6fa9-459e-933c-a314bab0c531
356028b4-6fa9-459e-933c-a314bab0c531




Cokroaminoto bukan "mengajar", tapi mendorong anak didiknya untuk bisa menentukan tujuannya sendiri (self direction). Ia tidak pernah takut menjadi berbeda dan memiliki warna sendiri, walaupun risikonya adalah penolakan dan perlawanan dari lingkungan (risk taker). HOS Tjokroaminoto juga pernah menyampaikan, “Demi menjadi orang besar, pemuda harus menulis seperti wartawan dan berbicara seperti orator”.





Sehingga konsep berbicara dan menulis amatlah penting. Tidak hanya itu, Soekarno pun mengatakan, “Aku tidak pernah berlatih pidato di depan cermin, cerminku HOS Cokroaminoto”. Soekarno kecil selalu menikmati pidato-pidato Cokroaminoto di depan ribuan orang. Itulah yang membekas di ingatan Soekarno sehingga Soekarno mewarisi kemampuan Cokroaminoto dalam berpidato.





Ada banyak hal pula yang harus diperhatikan untuk bisa menjadi pembicara yang baik yaitu perbanyak literasi. Kemampuan membaca juga akan berpengaruh kepada kemampuan berbicara kepada publik. Sehingga di era digitalisasi ini pun harus menjadi pembaca yang cerdas, menyaring informasi yang tidak valid agar tidak menyesatkan informasi ketika menjadi public speaker. (Yuli K)


Halaman:

Editor: Yuli Krismawati

Tags

Terkini

X