• Kamis, 9 Desember 2021

Si Jago Merah Lahap Pasar Leles Garut

- Selasa, 22 Juni 2021 | 07:00 WIB
a7bc2514-eefc-40ee-8f0b-8edcdb64b376
a7bc2514-eefc-40ee-8f0b-8edcdb64b376






TiNewss.com - Pasar darurat di alun alun yang berada Kecamatan Leles Garut">Kabupaten Garut Minggu malam tanggal 20/06/2021 ludes dilahap si Jago Merah.





Menurut data Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Garut">Kabupaten Garut, setidaknya terdapat 412 kios dan 60 lapak pedagang kaki lima (PKL) yang ikut terbakar dalam kejadian itu. Dibutuhkan waktu sekitar 10 jam untuk memadamkan api kebakaran.





“Petugas berjibaku memadamkan api hingga beberapa kali membutuhkan suplai air karena api tak kunjung padam. Butuh sekitar 10 jam untuk memastikan api benar-benar padam dan situasi dinyatakan aman,”
kata Kepala Bidang Operasi dan Penyelamatan, Disdamkar Garut, Wawan Sobarwan, melalui keterangan resmi, Senin (21/06/21).





Ia menjelaskan, awalnya Disdamkar menerima laporan dari warga setempat terkait kejadian kebakaran di Pasar Leles. Berdasarkan laporan itu, api di Pasar Leles mulai terlihat sejak Minggu malam pukul 23.00 WIB.
Tim langsung meluncur ke tempat kejadian perkara (TKP) dengan mengerahkan enam unit kendaran, yang terdiri dari tiga unit pancar, dua unit water supply, dan satu unit kendaraan rescue untuk memadamkan kobaran api. Namun, lantaran banyak bahan-bahan yang mudah terbakar, petugas kesulitan memadamkan api.





Menurut Wawan, dari penyelidikan sementara, diduga api berasal dari hubungan pendek arus listrik. Saat ini, pihaknya masih menghitung kerugian akibat kejadian itu.





Dengan adanya kejadian itu, ia mengimbau setiap pemilik kios di pasar-pasar untuk selalu memperhatikan instalasi listrik, terutama kondisi kabel. "Karena seringkali ditemukan penggunaan kabel yang tidak sesuai dengan standar," kata dia.





Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Garut">Kabupaten Garut, Nia Gania mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan aparat kepolisiam untuk melakukan investigasi penyebab kebakaran. Setelah itu, pihaknya akan melakukan pembersihan kios-kios yang terbakar agar dapat kembali digunakan.





"Kita juga akan koordinasi dengan Dinas PUPR untuk menghitung kerugian akibat kebakaran ini dan proses pembangunan kembali. Ini enam bulan harus dibangun lagi," kata dia.





Ia juga mengatakan, pihaknya akan mendata kerugian masing-masing pedagang yang terdampak. Sebab, ia menilai, pasti banyak pedagang yang kehilangan modal akibat barang dagangannya terbakar, diperkirakan total kerugian akibat kebakaran Pasar Leles mencapai 2 miliar.(Darusman)***


Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Terkini

Citarum Bukan Lagi Sungai Terkotor di Dunia

Jumat, 5 November 2021 | 06:45 WIB
X