• Jumat, 9 Desember 2022

Memulai Sebuah Bisnis, Cukupkan Niat!

- Selasa, 2 Februari 2021 | 12:11 WIB
Celoteh Motivasi
Celoteh Motivasi

Jika anda ingin memulai sebuah bisnis. Bisnis apa saja. Pastikan niatnya telah cukup. Jangan ada keraguan, jangan ada harapan yang setengah-setengah. Jangan pernah seperti itu. Karena niat yang setengah hati, akan bekerja setengah jiwa. Hasilnya belum tentu sukses. Mereka yang berniat penuh dan bekerja keras pun, belum tentu sukses. Apalagi kalau hanya yang berniat dan bekerja setengah hati. Itu point pertama.

Kedua, pastikan anda memilii MODAL. Modal tidak hanya bentuknya Fresh Money, atau Uang keras. Tidak. Bahkan Bisnis, tidak selamanya dimulai dengan uang. Walaupun kita paham, tanpa uang susah menjalani apapun. Ingat, Bisnis itu artinya adalah kegiatan ekonomi yang dilakukan baik oleh individu maupun organisasi, baik dalam bentuk penjualan barang atau jasa dengan tujuan untuk mendapatkan laba.

Laba itu, secara sederhana adalah pendapatan lebih dibandingkan dengan pengeluaran. Beban atau pengeluaran dalam bentuk uang, tenaga, waktu itu harus berbanding lurus bahkan harus lebih rendah dibandingkan dengan pendapatan. Misalnya, Beban waktu dan tenaga anda yang anda keluarkan untuk menjual barang atau jasa termasuk beban pengeluaran pembelian atau harga pokok produksi suatu jualan anda adalah 75.000, sedangkan anda mendapatkan hasil jual 100.000, maka anda memiliki laba sebesar 25.000, itulah Bisnis.

Namun jika anda menjual dengan harga 100.000, sedangkan harga pembelian 75.000 dan tidak anda perhitungkan semua pengeluaran lain termasuk waktu dan tenaga anda? bisa jadi angka 25.000 (selisih) nya itu, tidak termasuk laba. Bisa jadi hanya sebagai pemanis dari usaha anda saja. Bahkan bisa jadi, Apa yang anda lakukan tidak menghasilkan "nilai" yang baik untuk anda. Itu Bukan Bisnis. Sekali lagi, Bisnis itu harus menguntungkan.

Dalam motif ekonomi, kita mengenail "Pengeluaran sekecil-kecilnya, untuk pendapatan sebesar-besarnya", atau "Pendapatan seoptimal mungkin, dengan pengeluaran Seminimal mungkin". Tujuannya adalah mendapatkan Laba atau Profit atau keuntungan.

Anda juga harus paham, bahkan keuntungan dalam sebuah bisnis bukan hanya keuntungan matematika sesaat. Bisa jadi sebuah keuntungan itu terjadi karena akumulasi dari keuntungan kecil untuk volume besar dan jangka waktu tertentu. Dan terkadang keuntungan pun tidak bisa dinilai hanya melulu karena masalah keuangan.

Contoh, Anda memiliki sebuah bisnis makanan. Anda melatih koki dan berhasil, serta menjadi koki kebanggaan anda. Dan menjadi salah satu magnet bagi pembeli, karena si Koki, memiliki keterampilan memasak yang memberikan cita rasa berbeda, selain enak juga membuat masyarakat pembeli terus penasaran. Ini adalah keuntungan. Investasi Anda untuk mendidik Koki, akan kembali dalam bentuk pendapatan atau return yang lain. yang dalam jangka pendek maupun dalam jangka panjang, belum tentu bisa diuangkan, namun dinilai dengan uang, Bisa.

Pastikan pula bahwa dalam benak dan pikiran anda, untuk memulai bisnis, bersiapkan untuk Untung. jangan bersiap rugi. Karena dengan bersiap untuk mendapatkan keuntungan, Anda pasti akan membuat rencana yang baik, matang, terarah, terprogram, dengan baik. Jika tidak, maka... Anda adalah orang yang anda inginkan. Anda, ingin Sukses, belajar dan bermimpi seperti orang sukse, juga bekerja seperti orang sukses. Keinginan bukan ada di mulut, tapi ada di hati lalu dipikirkan dan dikerjakan. Di Capai. Bukan didiamkan, apalagi menyerah.

Niat, tujuannya harus jelas. Mimpi itu atau visi itu, adalah tujuan yang bisa diraih dalam kurun waktu yang jelas, dengan segala sarana dan prasarasa yang jelas, terukur dan dalam diramalkan. Jangan bermimpi Bisa berada di jakarta 1 jam ke depan, dari Sumedang hanya mengandalkan sepeda ontel. Boleh bermimpi sampai Jakarta dari Sumedang, menggunakan sepedea ontel, tapi kapan sampainya? 3 minggu misalnya. Ini lebih jelas. Karena kalau ingin dikejar dengan waku 1 jam, anda harus menggunakan kendaraan yang supercepat. Jet, misalnya. Dari sini anda paham kan? Sukses bisa cepat tercapai kalau ada harga yang harus dibayar lebih mahal. Termasuk pendidikan. Ini, jalan menuju sukses lebih cepat.

Namun, tidak semua yang memiliki "Jet" memiliki tujuan jelas. Ini sangat disayangkan. Maka, lebih baik punya Jet dengan tujuan jelas, dibandingkan hanya punya sepeda ontel tapi tidak jelas tujuannya. Hehehehe... Untuk Poin ketiga, nanti lagi ya.... Yang Pasti, Bisnis itu butuh KEBERANIAN. Tanpa itu, mendingan tidur, biar sukses hanya ada dalam mimpi semata, bukan mimpi di dunia nyata. Karena bisnis butuh kekuatan dan keberanian untuk melakukan, bukan hanya khayalan yang cuma diharapkan tanpa tindakan. #Motivasi

Editor: Rauf Nuryama

Tags

Terkini

Demokrasi Menyuburkan Penista Agama

Senin, 5 Desember 2022 | 10:41 WIB

Puncak Hari Guru Nasional 2022, Guru di Era Kekinian

Kamis, 1 Desember 2022 | 06:45 WIB

SELINGKUH, Kunci Membahagiakan Diri

Selasa, 1 November 2022 | 07:39 WIB

Niru Siapa?

Kamis, 27 Oktober 2022 | 10:58 WIB

Menolak Kaya!

Kamis, 27 Oktober 2022 | 10:52 WIB

Mendidik, Tak Bisa Mendadak!

Kamis, 27 Oktober 2022 | 10:45 WIB

Mutu atau Mati, Lesti Memilih 'Mati'!

Kamis, 27 Oktober 2022 | 10:41 WIB

Momen Sejarah Penting Yang Menandai Fase Akhir Zaman

Senin, 10 Oktober 2022 | 05:49 WIB

Pentingnya Menjadi Guru Pelopor Literasi

Senin, 25 Juli 2022 | 18:25 WIB

Bahaya Pergaulan Bebas dan Solusinya

Sabtu, 23 Juli 2022 | 21:44 WIB
X