• Rabu, 19 Januari 2022

Ujian Nasional, Nadiem Makarim : Diskriminatif Ekonomi

- Rabu, 11 Maret 2020 | 05:50 WIB
Nadiem Makarim
Nadiem Makarim


Jakarta, TiNewss.com - Kabar "baik" bagi para siswa yang mau kelulusan, bahwa di era ke depan tidak ada lagi Ujian Nasional (UN-hapalan). Menurut Nadiem Makarim, Menteri Pendidikan Republik Indonesia, bahwa Ujian Nasional itu Diskrimitaif Ekonomi. Dimana orang-orang (baca: siswa) yang berasal dari golongan ekonomi lebih mampu akan cenderung memperoleh nilai lebih baik. Hal ini dengan adanya Bimbingan Belajar, atau Les dan privat.





Hal ini disampaikan Menteri Nadiem, saat menjawab pernyataan Deddy Corbuzier, pada wawancara ekslusive di Chanel Youtube milik Deddy, Sabtu (7/3/2020).





"Masyarakat malah sudah mengerti, karena mereka banyak yang menjadi Korban. Anak-anak banyak menjadi korban.," demikian Nadiem memberi alasan.





Menurutnya bersama Deddy, bahwa yang menjadikan UN tetap dipertahankan adalah justru dari istansinya sendiri. Menurut mereka (Instansi Pendidikan) merasa bahwa UN adalah salah satu tools untuk menunjukan kinerja itu anak, dan itu adalah keadilan. Karena anak dari manapun, bisa mengambil UN yang sama. Dan kalau dia punya skor yang tinggi, itu dia bisa masuk misalnya SMP unggul atau SMA unggul.





Yang terjadi malah kebalikannya, lanjut Nadiem. UN, bukan karena sengaja namun secara tidak langsung menjadi sangat disriminatif yang luar biasa.

Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Terkini

Menag Minta Baznas Atasi Penanggulangan Kemiskinan

Selasa, 18 Januari 2022 | 07:56 WIB
X