TiNewss.Com--Kabupaten Sumedang sangat serius akan memasok kebutuhan cabe dan sayuran untuk kebutuhan Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau. Produk sayuran untuk memenuhi kebutuhan Kota Batam, Sumedang akan menyiapkan lahan 100 hektar agar tidak mengganggu pasokan ke Jakarta, Bandung, dan Brastagi.
"Kita akan siapkan 100 hektar lahan khusus untuk memenuhi kebutuhan Kota Batam. Hal ini agar tidak mengganggu pasar yang sudah berjalan untuk memenuhi Jakarta, Bandung, Sumatera (Brastagi) dan lain-lain. Sehingga kebutuhan Kota Batam akan aman dan daerah lain yang sudah terpasok juga tetap aman," kata Asisten Ekonomi Pembangunan (Ekbang) Setda Kabupaten Sumedang, dokter Hilman, kemarin di kantornya, (24/5/2023).
Menurut Hilman, program pemenuhan kebutuhan cabe dan sayuran ke Kota Batam merupakan tindak lanjut kerja sama yang dilakukan Bagian Kerja sama Setda Sumedang dengan Bagian Kerja sama Setda Kota Batam.
Baca Juga: Baligo Iwan Bule Bertebaran di Garut, Posisi Dedi Mulyadi di Gerindra untuk Jabar 1 Terancam?
Dalam beberapa rapat atau pertemuan tersebut, lanjut Hilman, bahwa Kota Batam membutuhkan pasokan 6 ton cabe per bulan dan sayuran. Dan secara teknis Dinas Pertanian Kabupaten Sumedang sangat siap untuk mensuplai kebutuhan Kota Batam.
Dari sisi pemerintah, kita MoU antara Bupati Sumedang dengan Walikota Batam, yang dilanjutkan dengan Perjanjian Kerja sama antara Dinas Pertanian Kabupaten Sumedang dengan Dinas Pertanian Kota Batam, Dinas Perdagangan Kota Batam dengan Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sumedang.
"Dan untuk kelangsungan bisnisnya akan dilakukan antara pengusaha Sumedang dengan Penguasa Kota Batam. Dan dalam pembicaraan akan dilakukan antara Koperasi dengan Koperasi. Ini yang sudah dibicarakan antara Kadin Sumedang dengan Kadin Kota Batam," ujar Hilman.
Baca Juga: Bupati Siak Terima 2 Penghargaan Sekaligus dari KPK RI, Alfedri: Ini Motivasi Bagi ASN di Siak
Lebih lanjut Hilman mengatakan, selain sayuran dan bumbu-bumbu masak, Kota Batam juga akan membantu pemasaran pariwisata, produk UMKM, kopi dan tembakau.
"Kita sangat fokus dengan kerja sama ini, sehingga Kota Batam akan menjadi pintu masuk untuk ekspor ke depannya. Karena kita juga sudah berkomuniksi dengan Singapura terkait pasokan barang-barang tersebut. Dan dalam waktu dekat, Sumedang akan berkunjung ke Kedutaan Besar Singapura untuk menindaklanjuti kunjungan First Secretary Kedubas Singapura di Jakarta, Melvyn Foo," ujar Hilman.
Sementara Ketua Kadin Sumedang H Thomas mengatakan, antara Kadin Sumedang dengan Kadin Kota Batam sudah menindaklanjuti apa yang sudah disampaikan pemerintah.
Kami sangat siap untuk menindaklanjutinya, bahkan Kami sekarang sudah ke teknis harga dan cara pengiriman.
"Kami hanya meminta jaminan ketersediaan pasokan dan mutu produk dari pemerintah. Dan itu sudah disanggupi dengan akan menyediakan lahan 100 hektar khusus untuk Kota Batam," kat H. Thomas.*
---------------------------
Artikel Terkait
Jalan Lingkar Jatigede Darmaraja-Sumedang Rusak, Jebol Tanggul Selokan Perparah Jalan Blok Lingkar Sukapura
Salma Juarai Indonesian Idol, Bebas Kuliah Praktikum, Rektor ISI: Secara Praktik Sudah Lulus, Bisa Langsung TA
Ketika Golnya Menjaga Asa Juara Al Nassr, Cristiano Ronaldo Selebrasi Sujud Syukur. Begini Reaksi Netizen !
Bupati Siak Terima 2 Penghargaan Sekaligus dari KPK RI, Alfedri: Ini Motivasi Bagi ASN di Siak
Baligo Iwan Bule Bertebaran di Garut, Posisi Dedi Mulyadi di Gerindra untuk Jabar 1 Terancam?