Dalam Acara FKK, Bupati Sumedang Sebut Insun Medal Insun Madangan, Ini Artinya Untuk Indonesia

- Rabu, 17 Mei 2023 | 05:01 WIB
Bupati Dony Ahmad Munir menjadi Narasumber di FKK kalimantan Tengah (TiNewss.Com)
Bupati Dony Ahmad Munir menjadi Narasumber di FKK kalimantan Tengah (TiNewss.Com)

TiNewss.Com - Bupati Sumedang Dr H Dony Ahmad Munir, ST, MM mendapat kehormatan untuk menjadi narasumber pada acara Forum Koordinasi dan Konsultasi (FKK) Pemerintah Daerah Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Kalimantan Tengah yang diselenggarakan oleh Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Republik Indonesia (Kemenkopolhukam RI) bekerja sama dengan Pemerintah Daerah Provinsi Kalimantan Tengah.

Acara yang bertemakan “Implementasi Reformasi Birokrasi Tematik melalui Komitmen Kepala Pemerintah Daerah untuk Percepatan Penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik se-Provinsi Kalimantan Tengah” rencananya akan dilaksanakan pada Selasa, tanggal 16 Mei 2023 di Aula Jayang Tingang, Lantai 2 Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Palangka Raya, Kalimantan Tengah.

Hal itu terungkap dalam Surat Permohonan narasumber yang ditandatangani Deputi Bidang Koordinasi Komunikasi, Informasi, dan Aparatur Kemenkopolhukam RI Dr Arif Mustofa, MM pada 8 Mei 2023.

Baca Juga: Produk UMKM Sumedang Tampil di Batam ITT Expo 2023

Rencananya Forum Koordinasi dan Konsultasi itu akan diikuti oleh para Bupati dan Walikota se-Provinsi Kalimantan Tengah, Sekda dan para Kepala Perangkat Daerah Provinsi Kalimantan Tengah serta para Sekda, Kepala Bappedalitbang, Asisten Administrasi Umum, Inspektur, Kabag Organisasi dan Kepala Dinas Komunikasi, Informasi, Persandian, dan Statistik Kabupaten/Kota se-Provinsi Kalimantan Tengah.

Selain Bupati Sumedang, narasumber lainnya yang akan hadir adalah Sekretaris Jenderal pada Kementerian Dalam Negeri, Sekretaris Eksekutif Komite Pengarah Reformasi Birokrasi Nasional, Deputi Bidang Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan Kementerian PANRB, Deputi Bidang Kelembagaan dan Tata Laksana Kementerian PAN RB dan Deputi Bidang Koordinasi Komunikasi, Informasi, dan Aparatur Kemenkopolhukam selaku Keynote Speech .

Bupati Dony akan menyampaikan materi “ Best Practice Reformasi Birokrasi Tematik melalui Transformasi Digital Layanan Kepada Masyarakat”. Tak hanya itu, Bupati juga diminta untuk menunjuk Sekretaris Daerah Sumedang untuk memberikan Paparan Teknis terkait Replikasi Digital Services Living Laboratorium dan RB Tematik di Pemerintah Kabupaten Sumedang.

Baca Juga: Gelar Karya dan inovasi Pendidikan Turut Meriahkan Hari Jadi Sumedang Ke 445

Acara tersebut dilatarbelakangi oleh belum terwujudnya Sistem Pemerintahanan Berbasis Elektronik (SPBE) yang terpadu dan menyeluruh untuk mencapai birokrasi dan pelayanan publik yang berkinerja tinggi di lingkungan Pemerintah Daerah Provinsi Kalimantan Tengah.

Berdasarkan data dari Kementerian PAN RB hasil evaluasi Pelaksanaan Reformasi Birokrasi Tahun 2021, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah secara umum belum mencapai target nasonal dari 14 (empat belas) 6 Kabupaten/Kota, hanya 1 yang sudah mencapai target Nasional yaitu Kabupaten Seruyan (B).

Kabupaten Sumedang sendiri dipandang telah berhasil dalam “melompatkan” Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dengan meraih nilai tertinggi di antara kabupaten dan kota se-Indonesia pada Tahun 2022 yakni 3,84 melalui inovasi berupar platform Digital Services Living Labaoratorium. Bahkan, saat ini Kabupaten Sumedang telah menyusun master plan Smart City Kabupaten Sumedang dan master plan Transformasi Digital Menuju Sumedang Happy Digital Region.

Baca Juga: Sumedang Jadi Tuan Rumah Konferensi Wilayah IPPNU XXVII Jawa Barat

Dalam Reformasi Birokrasi, Kabupaten Sumedang telah menerapkan aplikasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Pemerintah secara elektronik (e-SAKIP) bahkan sampai ke tingkat desa (e-SAKIP Desa) yang sudah menjadi rujukan beberapa daerah di Indonesia. Aplikasi tersebut menekankan penyelenggaraan pemerintahan yang bukan sekedar berbasis anggaran, melainkan berbasis kinerja serta untuk menghindari pelaksanaan Reformasi Birokrasi yang sebatas administratif atau pemenuhan kebutuhan dokumen semata.

Dengan hadirnya Bupati dan Sekda Sumedang pada forum tersebut diharapkan dapat menginspirasi Pimpinan Daerah khususnya di Provinsi Kalimantan Tengah untuk berkomitmen sepenuhnya dalam melakukan perubahan nyata guna mewujudkan Pemerintah Daerah yang bersih, akuntabel dan berkinerja tinggi melalui peningkatan implementasi RB Tematik dan SPBE yang terintegrasi.

Halaman:

Editor: Rauf Nuryama

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X