TiNewss.com

Berimbang Mengabarkan

Hindari COVID-19, Mendagri Imbau Pilkades 2020 Terapkan Prokes

TiNewss.com – Dalam rangka pencegahan penularan COVID-19 dan tidak menimbulkan Klaster Baru, pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) tahun 2020 harus menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes).

Demikian imbauan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Republik Indonesia, Muhammad Tito Karnavian, pada Rapat Koordinasi Pusat dan Daerah terkait Perubahan kedua atas Permendagri Nomor 112 Tahun 2104 tentang Pemilihan Kepala Desa, di Jakarta, Kamis (12/11/2020).

“Pelaksanaan Pilkades harus menerapkan Prokes dengan aturan-aturan yang terukur dan mengikat, sehingga tidak menimbulkan klaster baru penularan Covid-19,” ungkap Mendagri.

Pelaksanaan Pilkades 2020 ditetapkan sekitar 2 minggu setelah pelaksanaan Pilkada Serentak 2020. Sedangkan Pilkada Serentak 2020 menurut jadwal KPU adalah pada tanggal 9 Desember 2020, sehingga kemungkinan Pilkades 2020 akan digelar sekitar tanggal 23 Desember atau Akhir Bulan Desember 2020.

Dikutip dari website resmi kemendagri, menurut Menteri, Pelaksanaan Pilkada dapat menjadi tolok ukur penerapan prokes sebelum diselenggarakanya Pilkades. Kegiatan masif di tingkat Desa, tidak menimbullkan penularan dan penyebaran COVID-19.

“Kita fokuskan pada pelaksanaan Pilkada dengan Protokol COVID-19 sampai dengan 9 Desember perhitungan suara, lalu kemudian Kita laksanakan Pilkades dengan peraturan yang lebih jelas,” terang Tito.

Masih menurut Tito, Kemendagri akan mengeluarkan Permendagri baru terkait penerapan Prokes pada saat melaksanakan Pilkades. Hal inin mengingat Permendagri Nomor 65 Tahun 2017 tentang Perubahan Permendagri Nomor 112 Tahun 2014 tentang Pilkades belum sesuai dengan kondisi pandemi COVID-19.

Lebih lanjut, Toti menjelaskan bahwa apabila peraturan telah jelas dibuat, diharapkan prokes dapat dipatuhi oleh semua pihak. Ia juga mengusung tema utama Pilkades, yaitu desa sehat, desa aman, dan mandiri.

Pilkades berjalan aman dari gangguan konvensional dan aman dari penularan COVID-19. Membangkitkan gerakan perlawanan desa-desa terhadap COVID-19 dengan calon kepala desa yang memiliki mindset yang sama yaitu untuk menanggulangi COVID-19 di wilayah masing-masing. Dan bisa menangani dampak sosial-ekonominya. (Rauf Nuryama)***

Terima Kasih Untuk Berbagi Informasi, Silakan Klik Tombol di Bawah !
  • 113
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    113
    Shares