Gerhana Bulan Atau Super Blood Moon Bisa Dilihat Mata Telanjang, Mari Simak Penjelasanya

TiNewss.com – Fenomena astronomi yang menakjubkan yaitu gerhana bulan total akan terjadi pada hari ini, Rabu (26/5/2021) sekitar pukul 18.18 WIB.

Gerhana bulan total ini terjadi ketika posisi Matahari, Bumi dan Bulan ada pada posisi yang sejajar sehingga akan terlihat keindahannya.

Pada saat terjadi gerhana tersebut, Bulan akan terlihat berwarna merah. Maka, gerhana bulan total ini juga sering disebut dengan istilah Super Blood Moon di mana Bulan berada pada jarak yang dekat dengan Bumi.

Namun demikian, Kepala Bidang Diseminasi Pusat Sains Dan Antariksa, Lembaga Antariksa dan Penerbangan Nasional (Lapan) Emanuel Sungging Mumpungi mengatakan bahwa gerhana bulan total bisa dilihat dengan mata telanjang.

Masyarakat tidak perlu menggunakan kaca mata khusus untuk melihat keindahan gerhana Super Blood Moon. Pada dasarnya gerhana bulan total sama dengan purnama biasa.

Akan tetapi, karena posisinya sejajar dengan Matahari dan Bumi, maka cahaya bulan akan terhalangi bayangan.

“Bisa (dilihat mata telanjang), itu sebetulnya seperti purnama biasa, ditambah ada saat ketika Bulan tersaput bayang Bumi,” kata Emanuel, dikutip Kompas.com.

Apabila ingin melihat gerhana bulan total dengan lebih jelas, Emanuel menyarakan masyarakat bisa memantau bulan dengan teropong binokular.

“Pakai teleskop, binokular juga enggak masalah, bisa lihat lebih detail dari permukaan Bulan,” sarannya.

Teropong binokular merupakan teropong yang umumnya digunakan untuk berbagai kegiatan observasi lapangan, seperti kegiatan militer, mengamati hewan liar, mendaki gunung, sampai mengamati fenomena astronomi.

Sebagai informasi bagi pembaca TiNewss.com, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) juga akan melakukan pengamatan Gerhana Bulan Total 26 Mei 2021 di lokasi-lokasi yang tersebar di seluruh Indonesia.

BMKG akan menggunakan teleskop yang dipadukan dengan detektor dan teknologi informasi.

Pengamatan gerhana bulan total oleh BMKG, bisa diakses dan disiarkan melalui https://www.bmkg.go.id/gbt.

Masyarakat dapat mengikuti proses pengamatan dengan mengakses tautan tersebut. Gerhana ini dapat dilihat dalam kondisi cuaca cerah sampai berawan dan aman.

Namun mengingat kebesaran tuhan ini, bagi umat muslim sudah disunahkan menunaikan sholat Gerhana Bulan.

Sholat Gerhana Bulan sebaiknya dikerjakan secara berjamaah di masjid. Apalagi salat gerhana Bulan termasuk ke dalam amalan sunnah muakkad.

Mari simak tata cara sholat Gerhana Bulan Total, dilakukan tanpa didahului dengan azan atau iqamat. Yang disunnahkan hanyalah panggilan sholat dengan lafaz ‘As-Shalatu Jamiah’.

Sholat Gerhana Bulan dilakukan sebanyak dua rakaat. Masing-masing rakaat dikerjakan dengan dua kali berdiri, dua kali membaca Surat Alquran, dua ruku’ dan dua sujud.(Adhi SH)***

Related Articles

Stay Connected

1,496FansLike
600FollowersFollow
4FollowersFollow
17,300FollowersFollow
80FollowersFollow
1,594SubscribersSubscribe

-advertiseMENT-

Ucapan Selamat & Suksesspot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
Ucapan Selamat & Suksesspot_img
spot_img

Latest Articles