• Minggu, 27 November 2022

Satpol PP: antara Arogansi dan ‘Humanis’-nya Kebijakan Negara Saat Pandemi

- Kamis, 15 Juli 2021 | 06:12 WIB
Arogansi PolPP
Arogansi PolPP




Atau Humanis-nya Kebijakan Negara?





Yups, pandemi ini akal pangkalnya. Ini bisa jadi. Dengan pandemi, masyarakat diminta untuk diam di rumah. Stay Home. Dengan dalih untuk membatasi penyebaran COVID-19. Diminta jaga jarak, dan menghindari kerumunan. Hingga berjamaah di tempat ibadah pun tidak boleh, tapi kerumunan di Pasar tidak dibubarkan. Bahkan bergerombolnya TKA China yang datang ke bandara, menjadi kebijakan yang kontra produktif, hingga masyarakat tidak percaya dengan COVID-19.





Pandemi ya. Pasien di Rumah Sakit banyak yang tidak kebagian tempat, akhirnya meninggal. Tidak sedikit yang belum sempat ke Rumah Sakit, akhirnya tidak tertolong. Banyak orang yang kemudian kehilangan anggota keluarganya. Berita dan kabar harian, banyak di mulai dengan kata Inna Lillahi…





Namun, kebijakan pemerintah yang menyuruh masyarakat tidak bepergian. Tidak dibarengi dengan jaminan layak makan dan sehat. Yang sakit, tidak diberikan bantuan. Kalaupun ada, jumlahnya hanya sedikit. Bahkan hanya ada saat pejabatnya hadir. Seharusnya, menjadi sebuah kebijakan yang harus digulirkan. Siapapun yang sakit, berikan layanan.





Negara baru wacana memberikan bantuan, setelah warga menjalani PPKM Darurat --istilah halus lockdown-- hampir 10 hari. Dan itu baru wacana. Dan itu juga, hanya bantuan untuk mereka yang masuk daftar orang miskin zaman dulu. Apakah pemerintah tidak tahu, bahwa hampir seluruh manusia kini ‘dimiskinkan’ oleh keadaan. 70 Persen orang, mengalami penurunan pendapatan. Bukan Gaji.





Jadi Kudu Piye?





Mungkin hanya Shalat dan Sabar, adalah kuncinya. Pemerintah, Shalatlah! SatpolPP Shalatlah! Warga Shalatlah! Shalat dengan benar, sebelum di Shalatkan. Pastikan setelah Shalat lakukan aktivitasmu untuk tetap dekat dengan Rabb-mu. Kedua Sabar. Sabar menghadapi pandemi, sabar menghadapi rakyatmu, sabar menghadapi arogansi, dan sabar menghadapi keadilan yang diperjuangkan.

Halaman:

Editor: Rauf Nuryama

Tags

Terkini

Indonesia Pasti Bisa, Sumedang Bagaimana?

Jumat, 16 Juli 2021 | 07:18 WIB
X