• Senin, 5 Desember 2022

Satpol PP: antara Arogansi dan ‘Humanis’-nya Kebijakan Negara Saat Pandemi

- Kamis, 15 Juli 2021 | 06:12 WIB
Arogansi PolPP
Arogansi PolPP




Jika ada statemen yang memojokkan Satpol PP, pasti ada yang marah. Bahkan tanpa malu menyerangnya. Lihat saja di media sosial, FB, Tiktok, IG bahkan kini di Twitter.





Apakah semua petugas Satpol PP demikian? Tidak juga. Beberapa mampir di timeline, petugas Satpol PP mampir ke pedagang Kaki Lima, meminta mereka untuk berdagang tapi tidak makan ditempat. Bahkan sambil memberikan bingkisan. Bentuk humanis SatpolPP sebagai abdi masyarakat dapat terlihat di postingan @tinewssofficial pada media sosial TikTok.





Apakah Satpol PP selalu salah dan rakyat selalu benar. Nyatanya tidak juga. Sebagian masyarakat walau sudah di berikan imbauan, bahkan peringatan, sepertiya ngeyel.





Seperti kasus di Gowa, terlihat di cctv, petugas menghampiri wanita hamil (pengelola café), lalu kemudian seorang lelaki membawa hape dan merekam video. Petugas Satpol PP memintanya untuk tidak merekam kejadian itu, namun tidak diindahkan. Petugas kemudian mendorong pria (pengelola café), kemudian si istri mengambil kursi dan menyerang petugas. Tanpa ba bi bu, petugas melayangkan bogem mentah.





Atau yang di Sumatera Selatan, Komandan petugas PolPP sampai menendang barang dagangan karena kesal. Setelah diperingati dengan pengeras suara, tidak ada yang peduli. Akhirnya barang dagangan di lempar ke mobil patroli, pedagangnya juga dimaki.

Halaman:

Editor: Rauf Nuryama

Tags

Terkini

Indonesia Pasti Bisa, Sumedang Bagaimana?

Jumat, 16 Juli 2021 | 07:18 WIB
X