TiNewss.com

Berimbang Mengabarkan

Bupati Perpanjang PPKM di Kabupaten Sumedang, Banyak Batasan Yang Semakin Ketat

TiNewss.comBupati Sumedang Dr. H. Dony Ahmad Munir, kembali mengeluarkan Peraturan Bupati (Perbup) Sumedang No 61 tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Dalam Rangka Penanganan Corona Virus Disease 2019, pada jumat (18/6/2021) di Sumedang, Jawa Barat.

Perbup Sumedang 61/2021, adalah untuk menindaklanjuti Instruksi Mendagri No 13 Tahun 2021 tentang Perpanjangan PPKM Berbasis Mikro dan Mengoptimalkan Posko Penangan COVID-19 di tingkat Desa dan Keluragan untuk pengendalian penyebaran COVD-19 dan juga berdasarkan Kepada Keputusan gubernur Jawa Barat No 443/Kep306-Hukham/2021 tentang hal yang sama.

Dalam Perbup ini diatur kemudian tentang tempat bekerja di kantor menjadi 75% bekerja dari rumah (work from home) dan bekerja di kantor hanya sebesar 25 persen saja.

Bupati melarang karyawan yang bekerja dirumah untuk melakukan mobilisasi ke daerah lain. “…pada saat bekerja di rumah (work from home) tidak melakukan mobilisasi ke daerah lain,” kata perbup pada pasal 4 ayat 2 huruf c.

Sedangkan untuk sekolah, pondok pesantren dan lembaga pendidikan lainnya, melaksanakan kegiatan belajar mengajar secara daring atau online dan luring atau off line dengan peenerapan protokol kesehatan secara lebih ketat.

Rumah Makan hanya diperbolehkan untuk menerima pengunjung sebanyak 25 persen dari kapasitas tempat, sisanya hanya take away.

Demikian pulan dengan pusat perbelanjaan yang hanya boleh buka sampai jam 18:00 WIB, serta maskimal hanya boleh melayani 50 persen dari kapasitas pengunjung.

Selain pusat perbelanjaan, Tempat kegiatan ibadah, penggunaan fasilitas umum, Kegiatan Seni, dan sosial budaya juga diberlakukan pengetatan hanya maksimal 25 persen dari kapasitas.