TiNewss.com

Berimbang Mengabarkan

Berikut Pos Penyekatan Larangan Mudik Di Sumedang Dan Imbauan Bupati

TiNewss.com – Polres Sumedang telah mendirikan posko check point posko larangan mudik sebanyak dua belas titik wilayah perbatasan Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

Pos penyekatan larangan mudik dua belas titik tersebut dijaga meliputi jalur jalan alternatif atau jalan tikus yang berada di wilayah Kabupaten Sumedang.

Hall itu disampaikan Kapolres Sumedang AKBP Eko Prasetyo Robbyanto posko penyekatan larangan mudik 2021 dilakukan di dua belas titik wilayah perbatasan ini akan dijaga aparat gabungan.

Kegiatan ini bertujuan untuk mencegah adanya pemudik asal luar Sumedang yang datang dari berbagai wilayah luar Sumedang untuk memtuskan mata rantai penyebaran COVID-19.

Berikut Ke-12 posko check point penyekatan larangan mudik di Sumedang yang dihimpun jurnalis TiNewss.com dari pihak Polres Sumedang, Minggu (25/4/2021).

  1. Pos penyekatan larangan mudik di Cibeusi Jatinangor, tanggung jawab Kompol Aan Supriatna Kapolsek Jatinangor.
  2. Pos penyekatan larangan mudik di jalan Sayang Jatinangor, tanggung jawab Kompol Aan Supriatna Kapolsek Jatinangor.
  3. Pos penyekatan larangan mudik di Parakan Muncang Cimanggung, tanggung jawab Kompol Herdis Kapolsek Cimanggung.
  4. Pos penyekatan larangan mudik di Pertigaan Simpang Pamulihan, tanggung jawab Iptu Ahmad Sahidin Kapolsek Pamulihan.
  5. Pos penyekatan larangan mudik di Cikaramas Tanjungmedar, tanggung jawab Iptu Sukardi Kapolsek Tanjungmedar
  6. Pos penyekatan larangan mudik di Tolengas Tomo, tanggung jawab Kompol Engkos Koswari Kapolsek Tomi.
  7. Pos penyekatan larangan mudik di Cibuluh Ujungjaya, tanggung jawab AKP Luhut Sitorus Kapolsek Ujungjaya.
  8. Pos penyekatan larangan mudik di Ciawitali Wado, tanggung jawab AKP Sutrisno Kapolsek Wado.
  9. Pos penyekatan larangan mudik di Tanjung Surian, tanggung jawab Iptu Supriono Kapolsek Surian.
  10. Pos penyekatan larangan mudik di Kirisik Jatinunggal, tanggung jawab Iptu Dana Sutisna.
  11. Pos penyekatan larangan mudik di Wado, tanggung jawab Iptu Suhada Kapolsek Wado.
  12. Pos penyekatan larangan mudik di Buana Mekar Wado, tanggung jawab Kompol Idan Kapolsek Wado.

Sementara itu Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir mengatakan pemudik tidak akan lolos masuk Sumedang dengan adanya pos penyekatan larangan mudik.

“Selain hal tersebut jika ada pemudik yang lolos mudik akan dipantau juga oleh kepala desa setempat,” ujat Bupati Sumedang di Gedung Negara, Sabtu (24/4/2021).

“Persiapan menghadapi lebaran dan penyekatan arus mudik dengan adanya kebijakan tentang larangan mudik, Kami akan melakukan penyekatan rencana nya di sebelas check point di Kabupaten Sumedang diberbagai perbatasan,” ungkapnya.

Dony menuturkan dengan adanya pos sebelas check point larangan mudik tersebut setiap kendaraan yang akan masuk akan diperiksa.

“Dengan cara seperti ini setiap mobil (kendaraan) yang diluar Sumedang masuk Sumedang akan diperiksa apakah dia membawa persyaratan masuk atau tidak. Kan apabila memabawa persyaratan masuk atau tidak, kan mobil logistik, Ibu Hamil boleh, yang sakit boleh. Semua akan di check itu,” sambungnya.

Selain itu, bupati Sumedang mengimbau untuk perantau yang berasal dari kabupaten Sumedang untuk tidak mudik demi keamanan masyarakat Sumedang terhindar dari COVID-19.

“Kami akan buatkan imbauannya kepada para peratau supaya tidak mudik ke Sumedang berkaitan dengan kondisi pandemi COVID-19 seperti ini,” jelasnya.(Adhi SH)**

Terima Kasih Untuk Berbagi Tulisan ini!
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •