TiNewss.com

Berimbang Mengabarkan

Anies Baswedan Menerima Penghargaan Tropy Simpul Jaringan Informasi Geospasial

Belajar dari Anies Baswedan, Gubernur Indonesia Terpopuler

Dalam beberapa hari terakhir, Gubernur Anies Baswedan meraih prestasi berbagai macam. Ada penghargaan Gubernur Indonesia, maksudnya Gubernur di Indonesia terpopuler. Lalu penghargaan yang diterima Kafilah DKI Jakarta dalam lomba MTQ ke XXVIII tahun 2020, dan hari ini Gubernur Anies memposting penghargaan Bhumandala Award. Banyak lagi penghargaan lainnya yang diposting @Aniesbasweda dalam akun instagramnya.

Anies sebagai Gubernur terpopuler versi Humas Indonesia. Merupakan Penghargaan ketiga Anies Baswedan yang diterimanya tahun 2020.

Melihat banyaknya Prestasi Anies Baswedan, Redaksi melakukan penelaahan terhadap kata dan narasi yang dibuatnya pada akun instagramnya. Postingannya elegan, penghargaan yang diterima tidak dianggap sebagai prestasi sendiri melainkan dibagikan dan dipersembahkan untuk semua pihak yang dianggapnya lebih berhak menerimanya.

Mari simak salah satu narasi Anies Baswedan dalam sebuah unggahannya.

“ALHAMDULILLAH… Medali EMAS untuk DKI!!,” kata Gubernur Anies Baswedan pada @Aniesbaswedan (28/11/2020).

Lalu, lihat pula postingan berikut:

Alhamdulillah, tadi malam inovasi Pemprov DKI Jakarta tersebut kembali meraih penghargaan pada Bhumandala Award – Penghargaan Simpul Jaringan Informasi Geospasial dari Badan Informasi Geospasial Republik Indonesia – BIG.

Provinsi DKI Jakarta berhasil meraih Bhumandala KANAKA (Medali Emas) dan serta Bhumandala KENCANA (Geoportal Terbaik) untuk kategori Provinsi.

Provinsi DKI Jakarta dinilai telah berhasil membangun Simpul Jaringan Informasi Geospasial dengan baik, aktif dan operasional, yaitu Jakarta Satu. Dengan adanya Jakarta Satu, data-data dari seluruh OPD akan terintegrasi dan dapat diakses langsung oleh Pemprov DKI Jakarta di dalam peta dasar tunggal.

Penghargaan ini memang yang menerima Gubernur, tetapi ini adalah hasil kerja kolektif. Teman-teman yang bekerja, ratusan orang yang berada di belakang layar mengimplementasikan visi JAKARTA SATU. Mereka tidak memegang langsung penghargaan ini, tetapi merekalah yang senyatanya bekerja mewujudkan apa yang kita sebut sebagai integrasi. Mereka yang bekerja dengan data biasanya bekerja dalam sunyi, tidak terlihat tapi dampaknya terasa.

Termasuk dalam mengatasi pandemi COVID-19, kita juga memanfaatkan informasi geospasial, bisa dilihat di corona.jakarta.go.id. Di situ ada peta sebaran kasus. Itu semua berkat integrasi data lewat program Jakarta Satu.

Terima kasih atas dukungan, bimbingan dari Badan Informasi Geospasial selama ini. Kami berharap ke depan, insyaAllah bisa mengembangkan ini lebih jauh lagi.

Dari dua narasi di atas, setidaknya tergambar bahwa sesungguhnya prestasi yang diraih Gubernur Anies merupakan kinerja semua pihak di DKI. Tidak arogan. Tidak merasa hasil sendiri. Dan tidak merasa hasil kerja keras sendiri.

Sejatinya, Anies menyadari bahwa keberhasilan merupakan hasil kinerja kolektif. Padahal hasil kinerja kolektif juga belum tentu menghasilkan prestasi manakala faktor Manager tidak memerankan posisi managerial dengan cerdas dan handal yang mampu menggerakkan organisasi dengan tepat, cepat, terukur, dan sesuai dengan ukuran waktu yang ditetapkan.

Sejatinya pemimpin harus memiliki kecerdasan, tidak hanya keterampilan dan pengalaman. Pemimpin harus mampu merancang visi dengan SMART (specific, measurable, achievable, relevant, and time-based). Harus mampu melakukan eksekusi agar tidak terjadi kesalahan (zero defect). Karena satu saja kesalahan akan menimbulkan masalah berikutnya. Dan tentu mampu melakukan evaluasi sebagai bahan rencana tindak berikutnya, dalam upaya continuous improvement. Tentu pada pelaksanaannya tidak dilaksanakan seorang leader, tetapi bila leader memiliki ini, konsep visi dan misinya tentu akan terarah.

Kami meyakini bahwa prestasi yang diraih pemprov DKI, merupakan buah dari leadership yang dilakukan Gubernur Anies. Dari sini dapatlah belajar bahwa dalam pilkada yang akan berlangsung, sejatinya memilih pemimpin tidak hanya didasarkan pada popularitas semata, tetapi kecerdasan juga sangat dibutuhkan. Ini semata- untuk kesejahteraan masyarakat daerahnya.

Mari belajar dari Anies! Prestasi dan penghargaan merupakan buah dari kinerja dan kecerdasannya. Akibat dari banyaknya penghargaan yang diterima Anies, hingga muncul kabar kalau tangan Anies keseleo. Bentuk syukur netizen ini karena gegara terlalu banyak angkat Tropy penghargaaan, sebagaimana diunggah oleh netizen @ nathaniaawidjaja pada :

https://www.instagram.com/p/CIE9JXrgAhq/?utm_source=ig_web_copy_link
@nathaniaawidjaja
Kabarnya TANGAN ANIES BASWEDAN KESELEO. Gegara terlalu banyak angkat TROPHY penghargaan… 😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂 …. Hmmm. (Rauf Nuryama)***

Terima Kasih Untuk Berbagi Informasi, Silakan Klik Tombol di Bawah !
  • 24
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    24
    Shares