TiNewss.com

Berimbang Mengabarkan

Anggota DPRD Sumedang Soroti Kemampuan Petugas Parkir Layani Parkir Berlangganan

TiNewss.com – Rencana uji coba dan pemberlakukan parkir berlangganan di Kabupaten Sumedang, mendapatkan apresiasi dari banyak pihak. Apalagi target yang diharapkan oleh Pemerintah tidak main-main, Rp 10 Miliar per tahun dalam bentuk Pendapatan Asli Daerah (PAD). Sayangnya, pernyataan kesiapan pemerintah ini dipertanyakan dan menjadi sorotan anggota DPRD Kabupaten Sumedang.

Adalah H Deden Yayan, Anggota Fraksi Partai Golkar yang memberikan sorotan cukup tajam. Menurutnya, parkir berlangganan harus memberikan kenyamanan kepada pengguna. Mereka harus memberikan service yang memuaskan, terlatih, professional, dan berbudaya.

Hal tersebut disampaikan H. Deden (demikian biasa dipanggil) dalam sebuah Group WA, Forum Pembaca TiNewss.com, ketika menyikapi berita TiNewss yang berjudul ‘Sumedang akan Berlakukan Parkir Berlangganan‘.

Ketika dihubungi lebih lanjut, Haji Deden menyampaikan bahwa Dinas Perhubungan Kabupaten Sumedang harus segera menyiapkan rambu-rambu di lokasi parkir berlangganan.

“Nyatanya, hingga hari ini, lokasi parkir berlangganan belum diketahui tempatnya. Berapa tarifnya, bagaimana sistemnya, siapa orang-orangnya?,’ kata Deden Yayan, seraya mengatakan padahal parkir berlangganan sudah siap di uji coba.

Lebih lanjut Anggota Fraksi Golkar yang juga Ketua Pemuda Panca Marga (PPM) Kabupaten Sumedang, menyampaikan bahwa para petugas parkir harus melayani dengan memberikan rasa nyaman, beretika dan berbudaya.

“Apalagi dengan sebutan Sumedang sebagai Kabupaten Pariwisata, jangan sampai petugas parkir tidak melayani secara baik. Mereka, tetap seperti hantu. Ketika kita datang, tidak kelihatan ada dimana, namun ketika kita mau berangkat, tiba-tiba muncul. Hal seperti ini sering dikeluhkan warga, tidak boleh terulang,” ungkapnya.

Dinas Perhubungan, harus benar-benar melakukan seleksi dan menjalankan secara disiplin tentang peran dan funsgi petugas parkir tersebut.

Deden juga meminta tidak hanya petugas di lapangan yang harus belajar melayani. Semuanya, termasuk petugas admin dan sistem harus ramah kepada pengguna. (Andi Antoni)***

Terima Kasih Untuk Berbagi Tulisan ini!
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •