TiNewss.com

Berimbang Mengabarkan

Amazing, Lord Rangga Sebut Amerika Di Merdekakan Banten

TiNewss.com – Pernyataan petinggi Sunda Empire, Ki Ageng Rangga Sasana atau yang biasa dikenal dengan sebutan Lord Rangga sedang ramai diperbincangkan di sosial media Twitter dan sampai menjadi trending.

Pasalnya, dia menyebutkan bahwa Banten menjadi pembawa kemerdekaan bagi Negara Amerika Serikat.

Hal tersebut dia sampaikan dalam acara Podcast di kanal Youtubennya Deddy Corbuzier, yang juga didampingi komedian Tretan Muslim dan Coki Pardede.

Amerika mandatnya dari mana? Dari Sultan Abdul Mufakir. Paman Sultan Ageng Tirtayasa kemudian meneruskan ke Sultan Abdul Mufakir memerdekakan Amerika. Makanya Banten punya seri mobil A, Amerika,” kata Rangga seperti dikutip dari kanal Youtube Deddy Corbuzier, Rabu (20/5/2021).

Dia juga menjelaskan bahwa kependekan dari U.S adalah bukan United States melainkan Uncle Sam.

United States? Bukan! Itu Uncle Sam, Samnya adalah Sultan Abdul Mufakir. Banten itu! Jadi negeri Paman Sam itu yang dimerdekakan oleh kita di sini Banten itu, dengan tanah itu Banten dijadikan dasar di sana,” ujarnya.

Namun untuk lebih jelasnya mari kita kupas lebih dalam, terkait. Siapa itu sebenarnya Sultan Abdul Mufakir dan dari mana asal muasal istilah US (United State) untuk versi orang Amerika sendiri

Sultan Abdul Mufakir dan Kepemimpinanya
Sejarah Banten tidak terlepas dari peran perjuangan Sultan Abdul Mufakir, salah satu pemimpin di Banten.

Merujuk dari halamannya Pemerintah Kabupaten Serang , Kesultanan Banten merupakan kerajaan Islam yang pernah berdiri di Tatar Pasundan, Provinsi Banten, Indonesia. Berawal sekitar tahun 1526, ketika kesultanan Cirebon dan kesultanan Demak memperluas pengaruhnya ke kawasan pesisir barat Pulau Jawa, dengan menaklukkan beberapa kawasan pelabuhan kemudian menjadikannya sebagai pangkalan militer serta kawasan perdagangan sebagai antisipasi terealisasinya perjanjian antara kerajaan Sunda dan Portugis tahun 1522 M.

Pada saat tersebut, Sultan yang bertahta di Banten adalah Sultan yang ke IV yaitu Sultan Abdul Mufakir Muhammad Abdul Kadir, sedang yang bertindak sebagai walinya adalah Mangkubumi Jayanegara yang wafat kemudian pada tahun 1602 dan kemudian diganti oleh saudaranya yaitu Yudha Nagara.

Sultan Abdul Mufakir mulai berkuasa penuh dari Tahun 1624 sampai dengan Tahun 1651 dengan Arya Ranamanggal sebagai Patih dan Penasehat Utamanya.

Dia memerintah Banten pada usia 5 bulan. Dia merupakan anak dari Maulana Muhammad. Pada zaman kesultanan ini banyak terjadi peristiwa-peristiwa penting terutama pada akhir abad ke-16 (Juni 1596) di mana orang- orang Belanda datang untuk pertama kalinya mendarat di Pelabuhan Banten di bawah pimpinan Cornellis de Houtman dengan maksud untuk berdagang. Kemudian di susul Jacob Van Neck, dibantu Van Waerwijk dan Var Heemskerck.

Pada masa pemerintahannya Bidang Politik, Perekonomian, Perdagangan, Pelayaran maupun Kebudayaan berkembang maju dengan pesat.

Namun dimasa kejayaanya persaingan tidak sehat yang dilakukan banten terhadap belanda ternyata menimbulkan kerugian besar akhirnya Belanda mendirikan VOC. Namun sikap yang kasar dari bangsa Belanda tidak menarik simpati pemerintah dan rakyat Banten sehingga sering terjadi perselisihan di antara orang-orang Banten dengan orang-orang Belanda.

Ia bersikap tegas terhadap siapa saja yang memaksakan kehendaknya kepada Banten, misalnya menolak mentah-mentah Belanda hendak memaksakan monopoli perdagangan di Banten.

Akan tetapi, kenyataan selanjutnya berbeda. Sultan Abdul Mufakir melakukan kerjasama dengan Belanda. Karena ia merasa Belanda akan memberikan keuntungan kepada Banten. Hubungan antara Belanda dan sultan ini sangat baik, karena sultan ini bersikap lunak terhadap Belanda. Akan tetapi hubungan baik ini mulai merenggang setelah kematian Abdul Mufakir

Sehingga pada akhirnya Sultan Abdul Mufakir meninggal dunia pada usia 55, tepatnya pada 10 Maret 1651.

Asal-usul istilah US (United State)
Tepatnya 7 September 1813, Amerika Serikat mendapatkan julukan “Uncle Sam” atau “Paman Sam“.

Dikutip dari History, julukan Paman Sam merujuk pada Samuel Wilson (1766-1854).

Samuel Wilson adalah seorang pengemas daging (meat packer) dari Troy, New York, yang memasok daging ke Angkatan Darat AS selama perang pada 1812.

Wilson memberi cap “U.S.” untuk Amerika Serikat (United State) pada kemasan dagingnya. Namun, para tentara justru menyebut cap U.S. sebagai kepanjangan dari “Uncle Sam” atau “Paman Sam

Julukan Paman Sam pada akhirnya mendapat sambutan luas dari masyarakat sebagai julukan dan personifikasi dari pemerintah federal AS yang sampai saat ini pun masih sama.

Kendati demikian, sampai saat ini hari kamis, (20/5/2021), pernyataan Lord Rangga terkait Amerika Serikat masih laris dan bahkan menjadi trending setelah dicuitkan oleh 5.032 pengguna Twitter.

Tidak hanya itu Lord Rangga pun mendapatkan respon dengan komentar positif.

@falahgrind: US itu bukan United States tapi US itu Uncle Sam , Nuhun Lord Rangga pengetahuan saya jadi bertambah.

@Syeimaannisa: Lord rangga emang beberapa omongannya bener

@msyamsdn: Dibalik video lord rangga di podcast om ded ada hikmahnya, kita semua jadi searching dan tau sejarah2 yg sebelumnya tidak diketahui

@UjangBalok: Mulai hari ini saya akan mengabdi ke lord Rangga (LutfiSS)***